Rabu, 22 Oktober 2014

Explore Banjarmasin



 Hello!


Untuk teman-teman pembaca setia, apa ada yang sudah pernah berkunjung ke Banjarmasin ? Oke, untuk yang belum pernah ke Banjarmasin, saya ingin bercerita sedikit tentang kota kelahiran saya ini.

Kota Banjarmasin yang memiliki maskot hewan warik atau bakantan dan memiliki semboyan “waja sampai kaputing” ini adalah ibukota dari provinsi Kalimantan Selatan, yang letaknya dibagian bawah Pulau Kalimantan kalau kita lihat pada Peta Indonesia. Banjarmasin memiliki penduduk yang ramah-ramah, budaya daerah yang cukup kental, makanan khasnya, yang terkenal, dan tempat rekreasi yang unik dan menarik.

Untuk kalian yang hobi jalan-jalan, maka Kota Banjarmasin merupakan salah satu pilihan tujuan perjalanan yang wajib untuk kalian kunjungi. Jangan bingung ingin mengunjungi, mencoba atau melihat-lihat apa di Banjarmasin, karena kota ini banyak menyediakan pilihan menarik untuk kita kunjungi. Adapun hal yang harus kalian coba dan tempat yang wajib untuk dikunjungi apabila berkunjung ke Banjarmasin, seperti :




JEMBATAN BARITO


Ada yang masih ingat dengan sosok almarhum Presiden Soeharto ? Yap! Jembatan Barito ini dibangun pada masa jabatan Presiden Soeharto, Jembatan Barito ini merupakan jembatan terpanjang yang pertama kali di bangun di Indonesia. Jembatan Barito ini membentang di atas Sungai Barito.

Walapun hanya jembatan, tetapi Jembatan Barito ini tak luput dari sasaran utama para wisatawan yang berkunjung ke Banjarmasin. Biasanya para wisatawan yang berkunjung ke jembatan barito ini untuk melihat pemandangan di atas Sungai Barito dan bagi yang hobi memoto, tempat ini adalah salah satu rekomendasi pertama untuk di abadikan didalam sebuah kamera, selain kontruksi bangunan yang kokoh, jembatan barito ini pun memiliki background sunset.

Akses menuju jembatan barito ini kurang lebih selama 1 jam dari pusat Kota Banjarmasin.



 KELOTOK


Kota seribu sungai. Yap! Itu adalah sebutan untuk kota kelahiran saya, karena kalau kalian ke Banjarmasin, kalian pasti akan terpukau apabila melihat sungai-sungai dimana-mana, yang tentunya jarang kalian lihat di kota-kota besar lainnya seperti Jakarta, Jogja atau Bandung.

Maka jangan heran apabila kalian ke Banjarmasin, kalian akan banyak melihat transportasi di tengah kota, sama hal nya seperti di Kota Venesia, Italia. Tapi bukan berarti transportasi darat disini jarang ada ya hehehe, transportasi darat di Banjarmasin juga banyak kok. 

Maka dari itu untuk kalian yang ingin ke Banjarmasin, rugi sekali apabila tidak mencoba transportasi air ini, salah satunya adalah perahu. Perahu ini sering kami sebut dengan sebutan “kelotok.” Kelotok ini merupakan perahu bermesin.

Kelotok merupakan salah satu transportasi yang sudah ada di Banjarmasin sejak jaman nenek moyang kita dulu, tapi dulunya kelotok ini tidak bermesin, kami menyebutnya dengan sebutan “jukung”, malahan kalau jaman dulu mayoritasnya transportasi masyarakat Banjarmasin adalah kelotok. 

  Sumber foto : www.google.com


Lihat tuh gambarnya, kalian harus mencoba alat transportasi ini, bermain-main dengan ombak di tengah kota, seru loh!


 PASAR TERAPUNG


Pasar terapung merupakan tempat rekreasi yang wajib kalian kunjungi, karena pasar terapung ini hanya bisa kalian dapatkan di Banjarmasin. Hayoooo apa bisa kalian membayangkan pasar di atas sungai ? 

Pasar terapung terletak di Sungai Barito. Pada awalnya pasar terapung ini bukanlah tempat rekreasi, ini adalah budaya nenek moyang kami yang berkumpul di suatu tempat yang tentunya di atas sungai untuk menjual barang dagangannya seperti sayur, buah-buahan, dan makanan. Mereka menggunakan jukung (perahu tidak bermesin) untuk berjualan. 

Seiring berjalannya waktu, banyak orang yang penasaran dengan pasar terapung ini, hingga akhirnya tempat ini terkenal dan sampai saat ini banyak penduduk asli bahkan wisatawan luar daerah dan wisatawan asing yang sering berekreasi ke pasar terapung ini untuk merasakan sensasi berbelanja dan juga makan makanan khas Kalimantan Selatan diatas Sungai Barito, seiring ditemani udara pagi yang sejuk dan bergoyangnya kelotok yang terkena desiran ombak sungai.

Apabila kalian ingin mengunjungi pasar terapung, kalian harus bangun pagi sekali, karena pasar terapung ini hanya ada dari pukul 05.00 WITA – 08.00 WITA. Akses menuju pasar terapung ini pun mudah, kalian hanya memerlukan waktu kurang lebih 15 menit dari pusat kota, dan disambung dengan menaiki klotok selama kurang lebih 20 menit. 

Bayangkan dipagi yang dingin kalian menaiki kelotok untuk ke pasar terapung sambil menikmati udara pagi yang sejuk. Perjalanan yang harus kalian rasakan, teman!

Sumber foto : www.google.com



PULAU KEMBANG


Pulau Kembang ini biasanya tujuan kedua para wisatawan sepulang dari pasar terapung, karena tempatnya yang cukup berdekatan, hanya 10 menit dari pasar terapung.

Pulau kembang ini merupakan surga para warik atau bakantan. Oh iya, apa ada yang bingung saat membaca “warik” ? Warik ini adalah sebutan kami untuk menyebut monyet.

Seperti yang sudah saya bahas di atas, hewan warik atau bakantan merupakan hewan khas Kalimantan Selatan. Untuk kalian yang ingin melihat, ,memegang, memberi makan atau berinteraksi langsung dengan hewan ini, tidak perlu repot-repot masuk ke hutan, mendaki gunung, atau menempuh perjalanan yang lama. 

Untuk menempuh perjalanan menuju Pulau Kembang ini, kalian hanya cukup memakan waktu 15 menit dari pusat Kota Banjarmasin dan disambung dengan menggunakan kelotok selama kurang lebih 10menit.




  Sumber foto : www.google.com



PENAMBANGAN INTAN


Tempat ini merupakan salah satu tempat yang sering dikunjungi wisatawan, karena kalian bisa melihat langsung bagaimana proses pembuatan intan, dari mencari batu intan di air hingga menjadi intan yang siap untuk di jual dipasaran. 




                                                      Sumber foto : www.google.com

Tempat penambangan ini terletak di Kabupaten Martapura, akses menuju tempat penambangan ini sekitar 1 jam dari Banjarmasin menggunakan transportasi darat. 



MAKANAN KHAS KALIMANTAN SELATAN


Apabila kalian sedang berlibur ke kota orang, rugi rasanya apabila tidak mencoba makanan khas asal kota itu. Dan apabila kalian berkunjung ke Banjarmasin, kalian pasti akan menyesal apabila tidak mencoba makanan-makanan khas asal Kalimantan Selatan. Seperti soto banjar, sate itik, nasi itik, nasi kuning, masak habang kue cucur, kue apam, ketupat kandangan, dan banyak lagi.

Jangan bingung kalau ingin mencari ditempat makanan khas ini di perjualkan, kalian hanya cukup ke pasar tradisional yang ada di Banjarmasin. Kalian juga bisa mendapatkan makanan khas ini apabila berkunjung ke pasar terapung.



 Sumber foto : www.google.com



SASIRANGAN


Sasirangan merupakan kerajinan tangan asal Kalimantan Selatan, sering kami menyebutnya dengan sebutan sasirangan banjar. Sasirangan banjar ini merupakan salah satu pilihan paling tepat untuk dijadikan oleh-oleh atau kenang-kenangan apabila berkunjung ke Banjarmasin.

Di Banjarmasin terdapat pusat pembuatan sasirangan ini, namanya adalah kampung sasirangan yang terletak sangat dekat dari pusat kota, hanya 5 menit perjalanan yang ditempuh.



Sumber foto : www.google.com



Sekian dari kelebihan yang dimiliki Kota Banjarmasin yang bisa saya sampaikan terhadap kalian, semoga bisa dapat bermanfaat.

Sampai jumpa!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar